Aliansi Mahasiswa Sumsel Menggugat sampaikan aspirasi ke DPRD Sumsel

demo web1Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Sumsel menggugat mendatangi Halaman DPRD Sumsel Kamis 12 Januari 2017  pukul 12.40. Dalam aksi ini mahasiswa menggugat kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai tidak mementingkan kepentingan rakyat kecil.

“Seperti kita ketahui tanggal 6 Desember 2016 pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak yang di dalamnya berisi penambahan dan kenaikan biaya dalam kendaraan bermotor yang naik dua hingga tiga kali lipat dari harga sebelumnya,” kata Koordinator Aliansi Mahasiswa Sumsel menggugat, Koordinator Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Sumsel, Rahmat Farizal.

Aksi dari Aliansi Mahasiswa Sumsel Menggugat ini langsung ditemui Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda N Kiemas, Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri, dan Anggota Komisi III Sumsel Mgs Syaiful Padli dan akhirnya DPRD Sumsel dan Aliansi Mahasiswa Sumsel Menggugat melakukan dialog bersama di Ruang Pimpinan DPRD Sumsel.demo web2

Setelah dilakukan dialog antara DPRD Sumsel dan beberapa organisasi mahasiswa, Giri Ramanda N Kiemas Ketua DPRD Sumsel menyampaikan, “Kami sudah menerima semua aspirasi adik-adik mahasiswa yang melakukan aksi pada hari ini. Pada prinsipnya kami mendukung dan akan segera menyampaikan seluruh aspirasi ke Pemerintah Pusat,” kata Giri, usai melakukan dialog dengan perwakilan Aliansi Mahasiswa Sumsel.demo web3

Menurut Giri, aksi solidaritas yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa se-Sumsel ini sudah benar dan sesuai. “Apa yang kalian lakukan itu sudah benar, tetaplah jadi mahasiswa yang kritis menyampaikan suara rakyat,” kata Giri di atas mobil Pendemo.