Anggaran Pendidikan Bakal Turun

Anita Noeringhati            Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan anggaran sektor pendidikan di Sumsel 2016 akan turun. “Kami sedang membahas pra anggaran 2016. Untuk sektor pendidikan sangat jauh menurun anggarannya bila dibandingkan 2015,” katanya.

Padahal, menurut politisi Partai Golkar ini pendidikan itu paling utama, tetapi anggaran untuk belanja langsung 2016 sebesar Rp 55 miliar lebih. Arinya 2016 hanya mengurusi urusan wajib saja.

Dengan begitu, tidak ada bantuan kak kabupaten/kota yang membutuhkan.

“karena kewenangan pembinaan dan pengawasan SMA/SMK masih proses. Artinya anggarannya pun kita belum bisa menganggarkan untuk sekolah-sekolah di luar kewenangan kita, karena adanya Undang-Undang Nomor 23 tentang kewenangan Kabupaten/Kota dan Provinsi,’ ujarnya.

Dijelaskannya, anggaran Rp 55 miliar itu merupakan anggaran yang dikelola Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sedangkan pos bantuan gubernur anggarannya Rp 535 miliar lebih untuk sektor pendidikan .

“Dengan begitu maka bantuan ke Kabupaten/Kota berkurang, kita tidak bisa memberikan bantuan misalnya ke PAUD, ke Pendidikan Menengah, Pendidikan Dasar, karena anggarannya sangat kurang,’ katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo, usai rapat dengan Komisi V DPRD Sumsel, membenarkan bahwa anggaran di sektor pendidikan 2016 berkurang, karena sesuai dengan kemampuan APBD Sumsel.

“Anggaran di Dinas Pendidikan Sumsel pada 2016 untuk belanja langsung sebesar Rp 55 miliar, sedangkan 2015 jauh di atas itu,’ katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *