Anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II Palembang Lakukan Reses Tahap I Tahun 2020

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan Palembang II melaksanakan Reses Tahap I Tahun 2020, yang berlangsung dari tanggal 21 – 26 Maret 2020. Dalam rangka melakukan tugas dan fungsinya Anggota DPRD Sumsel, Dapil Palembang II melakukan reses tahap I tahun 2020 di beberapa berlokasi diantaranya ke Perum Bulog dan Gudang Bulog Wilayah Sumsel dan babel serta ke RSUD Provinsi Siti Fatimah dan BPJS Kesehatan Cabang Palembang.

Anggota DPRD Sumsel Dapil Palembang II yang terdiri dari:
1. DR H Budiarto Marsul SE MSi (Gerindra).
2. Tamtama Tanjung (Demokrat).
3. Ir H Zulflkri Kadir (PDIP).
4. M Yansuri SIP (Golkar)
5. Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS)
6. H Nopianto SSos MM (Nasdem)
7. Antoni Yuzar (PKB).

Ketujuh Anggota DPRD Sumsel Dapil II pilihan rakyat hasil pileg 2019 ini turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat Kota Palembang. Dalam sambutannya, Koordinator Reses Dapil Sumsel II, H. Budiarto Marsul mengatakan bahwa saat ini dunia sedang dilanda wabah Virus Corona. ”Jadi kita perlu mewaspadai Virus Corona ini dengan sebaik-baiknya antara lain kita harus mempersiapkan pangan sebaik mungkin. Apabila sangat diperlukan bahan pangan ini pada saatnya Bulog nanti sudah mempersiapkan kebutuhan pokok untuk melakukan distribusi bahan pangan khususnya beras, gula, terigu, dan sebagainya yang menjadi kebutuhan pokok dan dasar daripada masyarakat. Tentunya kami Anggota DPRD Sumsel Dapil Palembang II mengapresiasi kepada Perum Bulog atas ketersediaan pangan yang dinilai cukup pada 10 bulan mendatang,” paparnya.

”Kami berharap Covid 19 ini tidak menjangkiti masyarakat Sumsel terutama warga Kota Palembang. Akan tetapi sebagai warga negara yang baik kita harus terus mempersiapkan diri untuk membentengi diri kita, keluarga, dan masyarakat sekitar kita dari ancaman virus berbahaya ini,” tegasnya.

Sekaligus Budiarto juga mengajak pada kesempatan reses ini diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi segala aturan yang sudah diatur oleh pemerintah. Beliau menerangkan bahwa selain surat edaran ada juga yang terakhir maklumat dari Kapolri yang isinya untuk mengimbau agar kita berhati-hati jangan sampai kita menyepelekan dengan terlalu percaya diri apalagi untuk menantang Virus Corona ini. Budi berharap lebih baik kita mewaspadai dan menghindari untuk bepergian ke luar rumah apalagi berkumpul di tengah keramaian.

Selain itu Anggota DPRD Sumsel Dapil Palembang II M. Yansuri SIp berharap kepada Bulog bersama pihak terkait untuk melakukan operasi pasar guna untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional yang ada di Provinsi Sumatera Selatan terutama yang ada di Kota Palembang dan Perum Bulog juga diharapkan dapat menggelar pasar murah menjelang dan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan baik di daerah pemukiman warga yang kurang mampu terutama daerah daerah kumuh di Kota Palembang.

Kemudian , Anggota DPRD Sumsel Dapil II Zulfikri Kadir ikut menambahkan bahwasannya reses anggota DPRD Sumsel ini merupakan amanat undang undang bertujuan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang kemudian nanti akan disampaikan kepada Walikota Palembang maupun Gubernur Sumsel.

Zulfikri mengatakan di Kota Palembang ini tentunya beragam permasalahan baik itu berupa masalah sampah, air bersih, penerangan, kemacetan maupun infrastruktur jalan.

”Dari hasil reses ini lah diharapkan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya kepada kami yang nantinya akan kami tindaklanjuti kepada eksekutif yakni Walikota dan Gubernur,” tandasnya.

 

Pada kunjungan reses ke RSUD Siti Fatimah, Anggota DPRD Sumsel Dapil II memantau kesiapan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien yang terkena virus corona. Menurut koordinator reses Dapil II, Budiarto Marsul,

pada kunjungan tersebut mereka diterima Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac, SM.SpOG beserta staf dan jajaran. Dalam kunjungannya, Budiarto menjelaskan, kedatangan mereka tidak lain untuk mengecek berapa banyak ruang isolasi pasien covid 19 yang telah disiapkan pihak RSUD Siti Fatimah, begitu pula dengan tenaga medis, satpam, cleaning service, alat pelindung diri (APD) dan lainnya.

“Apabila kurang, kita mengharapkan pemerintah segera mempersiapkan se-gala sesuatunya agar jangan sampai terlambat dan kurang persiapan,” ujar Budiarto, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi rumah sakit, dan ketatnya pengawasan di rumah sakit itu. Karena sebelum memasuki gedung rumah sakit dilakukan screening dengan mengukur suhu tubuh, lalu diberi hands sanitizer dan ditanya riwayat perjalanan selama 14 hari sebelumnya.Menanggapi pertanyaan itu,

Direktur RSUD Siti Fatimah, dr Syamsuddin menjelaskan, saat ini pihaknya melakukan pengecekan secara ketat kepada pengunjung maupun pasien yang datang. Apabila ada yang menunjukan tanda-tanda keluhan klinis seperti batuk, nyeri tenggorokan, pilek dan demam, maka orang tersebut tidak boleh memasuki area gedung dan akan langsung diantarkan ke UGD untuk diperiksa lebih lanjut.

Usai meninjau RSUD Siti Fatimah, rombongan Dapil II melakukan pertemuan di kantor BPJS kesehatan. Di sini rombongan diterima Kepala BPJS kesehatan cabag Palembang, Drs M Ichwansyah Gani, Apt, MM beserta jajaran. Di sini Budiarto Marsul meminta pihak BPJS mempersiapkan diri sebagai unit kesehatan. “Kami ingin mendengar secara langsung penjelasan dari pihak BPJS Kesehatan terutama dalam menghadapi virus corona ini, agar dapat kami informasikan ke masyarakat,” ujar Budiarto.

Terhadap pertanyaan tersebut, Ichwansyah Gani menjelaskan, terkait covid 19, pihaknya tetap melayani masyarakat yang berobat pada faskes pertama. Untuk pelayanan di rumah sakit, jika pasien sudah terindikasi covid 19 maka pasien tersebut sudah menjadi beban pemer-intah pusat. Pada kesempa-tan ini, Ichwansyah berharap ada rekomendasi dari DPRD Sumsel untuk pelayanan bagi masyarakat yang ditanggung pemerintah daerah. Usai kunjungan, Koordinator Dapil II, Budiarto Marsul mengimbau seluruh masyarakat Sumsel agar selalu mematuhi segala petunjuk arahan dari pemerintah dalam menghadapi covid 19.

Selain memantau kesiapan rumah sakit dan BPJS serta pada kesiapan pangan di Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel, Anggota DPRD Sumsel Dapil II juga turun langsung ke pasar-pasar untuk melihat perkembangan harga pangan dan bahan pokok dalam menghadapi wabah corona maupun bulan Ramadhan yang dilanjutkan dengan Idul Fitri, seperti beras, gula, terigu, dan lain sebagainya. Anggota DPRD Sumsel Dapil II Berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya dapat melakukan operasi pasar guna untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasar yang ada di sumsel. (e2n)