DPRD Dengarkan Penjelasan Gubernur Sumsel

rsd_3352didalam2Anggota DPRD Provinsi Sumsel gelar rapat paripurna XIII dengan agenda mendengarkan penjelasan Gubernur Sumsel terhadap Raperda perjanjian kerja sama bangun guna serah (BGS) pengembangan lahan bekas rumah sakit Ernaldi Bahar dan pembangunan kawasan pasar modern Pasar Cinde, Selasa (19/1) di ruang utama Gedung DPRD Sumsel.

Rapat Paripurna XIII di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel H.M Giri Ramanda N Kiemas dan dihadiri oleh unsur pimpinan lainnya yakni Muhammad Yansuri dan Nopran Marjani dan juga di hadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin serta di hadiri juga oleh Sekda Sumsel, para SKPD dan FKPD Sumsel, Ketua KPU Sumsel, staf ahli DPRD Provinsi Sumsel dan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel dalam penjelasan di hadapan rapat paripurna XII mengatakan pengajuan dua raperda ini untuk dapat disetujui oleh anggota DPRD Provinsi, dan pembangunan yang dirancang dalam bentuk kerja sama bangun guna serah di dua kawasan yakni di lahan bekas rumah sakit Ernaldi bahar dan kawasan pasar Cinde adalah dalam jangka waktu 30 tahun yang mana selama kerja sama tersebut pihak Provinsi Sumsel akan mendapatkan keuntungan mulai dari pengembangan tenaga kerja, pengembangan lahan parkir dan keuntungan lainnya.

Ditambahkan oleh Gubernur kedua lahan yang akan di bangun tersebut akan dilintasi oleh jalur Light transit (LRT).

Setelah mendengarkan penjelasan Gubernur Sumsel, rapat paripurna XIII dilanjutkan dengan pembentukan dua panitia khusus (Pansus),  yakni Pansus I yang diketuai oleh MF Ridho akan membahas raperda tentang pengembangan lahan bekas rumah sakit Ernaldi Bahar kerja sama Pemerintah Sumsel dengan PT Praja Adi Kara Utama dan Pansus II yang diketuai Joncik Muhammad membahas masalah raperda pembangunan kawasan pasar modern Pasar Cinde, kerja sama dengan PT Magna Beatum.

Selanjutnya ditamba19 januari 2016hkan oleh pimpinan rapat paripurna setelah terbentuknya panitia khusus, maka kepada masing-masing pansus untuk mengadakan rapat pembahasan dengan mitra kerja. Kemudian rapat paripurna XIII akan dilanjutkan pada tanggal 11 Februari 2016 dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian terhadap dua raperda.