DPRD Menyetujui RAPBD Tahun 2018

                Setelah melakukan pembahasan bersama dengan organisasi perangkat daerah (OP) dan penelitian DPRD Sumsel bersama dengan Gubernur Sumsel menyetujui rancangan APBD menjadi APBD tahun 2018, hal ini tertuang dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Sumsel, 27 November 2017.

Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan laporan dari setiap komisi-komisi yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumsel H Giri Ramanda N Kiemas yang dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pimpinan sidang mempersilakan kepada juru bicara komisi untuk menyampaikan laporan.

Juru bicara Komisi I disampaikan oleh Sri Mulyadi, SE, Juru Bicara Komisi II H Kamirul, Juru bicara  Komisi III Ardhani Awam, Juru Bicara Komisi IV Asgianto dan Juru Bicara Komisi V H Zainuddin.  Juru Bicara Komisi II H Kamirul mengatakan Dinas Pertanian Pangan dan Hortiluktura pada tahun depan yang disetujui, belanja tidak langsung Rp. 28,6 miliar serta belanja langsung 11 miliar, kemudian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, belanja tidak langsung Rp 7 miliar belanja langsung Rp. 2.5 miliar, “Dinas Perindustrian belanja tidak langsung Rp. 6,649 miliar dan belanja langsung Rp. 4,192 miliar,” kata Kamirul.

Setelah melakukan pembahasan dan penelitian terhadap RAPBD tahun 2018 yang dibahas bersama dengan OPD, Komisi II dapat menerima dan memahami yang telah diajukan oleh Pemprov Sumsel.

Jubir Komisi IV, Asgianto mengatakan Komisi IV menyetujui adanya pergesaran anggaran pada tahun 2018 mendatang, pada tahun ini anggaran Bappeda Rp 12 miliar, belanja tidak langsung dan belanja langsung Rp 9 miliar, “Kami menerima dan menyetujui RAPBD menjadi APBD, namun dengan catatan setelah dilakukan pembahasan oleh Komisi, kami menyarankan kepala OPD untuk menggunakan anggaran secara efektif dan efisiensi sesuai dengan aturan yang ada sehingga tepat sasaran,” kata politisi Gerindra ini.

Rapat paripurna berlangsung dengan khidmat yang dihadiri seluruh anggota DPRD Sumsel, kepala dinas OPD pemerintah Provinsi Sumsel, FKPD, Ormas pemuda dan lainnya.