DPRD Sumsel bentuk empat pansus usai Penetapan Pimpinan Definitif

Usai ditetapkan pimpinan DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang definitif, langkah pertama DPRD Provinsi Sumsel membentuk panitia khusus (pansus) terdiri dari pansus rancangan peraturan tata tertib, pansus rancangan kode etik, dan pansus rancangan tata beracara dan pansus rancangan rencana kerja DPRD Sumsel, Rabu 23 Oktober 2019.

Pembentukan tersebut diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas dan dihadiri anggota DPRD Sumsel.

  • Pansus rancangan peraturan tata tertib DPRD Sumsel

koordinator : Hj RA Anita Noeringhati,

Ketua merangkap anggota : Abusari, SH, Msi,

Wakil Ketua merangkap anggota : Nadia Basjir, SE.

  • Pansus rancangan kode etik DPRD Sumsel

koordinator : HM Giri Ramanda N Kiemas,

Ketua merangkap anggota : Ir Holda, Msi,

wakil ketua merangkap anggota : Fatra Radezayansyah.

  • Pansus rancangan tata beracara DPRD Sumsel

koordinator : Kartika Sandra Desi,

Ketua merangkap anggota : A Gani Subit,

wakil ketua merangkap anggota : Ahmad Firdaus.

  • Pansus rancangan rencana kerja DPRD Sumsel

koordinator : Muchendi Mahzareki,

ketua merangkap anggota : David Hadrianto Al Jufri,

wakil Ketua merangkap anggota : Muhammad Yasser

Wakil Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, dengan terbentuknya empat pansus tersebut maka dipersilakan masing-masing pansus untuk melakukan rapat pembahasan dan penelitiannya dari tanggal 23 Oktober sampai tanggal 28 Oktober 2019 yang akan datang.

“Pimpinan mengharapkan semoga dalam melaksanakan pembahasan dan penelitiannya dapat berjalan tertib dan lancar dan menghasilkan rumusan yang kita harapkan, dan dapat menyampaikan hasil pembahasan dan penelitian dalam rapat paripurna ke IV DPRD Sumsel pada Selasa 29 Oktober 2019 yang akan datang,” katanya.