DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna XLVIII mendengarkan penjelasan Gubernur terhadap Raperda tentang APBD Sumsel T.A 2018

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin memberikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2018 pada rapat paripurna XLVIII DPRD provinsi Sumsel, Senin 20 Agustus 2018 di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel.

Rapat paripurna dipimpin Plt Ketua DPRD Sumsel M Yansuri, S.IP dan didampingi jajaran Wakil Ketua dan sejumlah anggota DPRD Sumsel dan para undangan dan kepala dinas dan SKPD. Meski sempat di skor selama dua kali lantaran kehadiran anggota DPRD Sumsel belum qorum namun rapat paripurna DPRD Sumsel akhirnya berjalan lancar.

Gubernur H Alex Noerdin mengatakan, rapat paripurna kali ini merupakan tahapan selanjutnya setelah ditandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD serta Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 pada tanggal 16 Agustus 2018 yang lalu. Pada Nota Kesepakatan tersebut menurut gubernur telah disepakati Rancangan Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp.9.237.459.800.518,26 yang mengalami peningkatan sebesar Rp.2.336.879.693.876,21 atau 33,86% bila dibandingkan dengan APBD Induk Tahun Anggaran 2018.

Pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 ini, dilakukan penyesuaian atas pendapatan, belanja dan pembiayaan, dengan konstruksi sebagai berikut :
Pendapatan semula sebesar Rp.6.865.580.106.642,05, menjadi Sebesar Rp.9.196.477.924.456,14 bertambah sebesar Rp.2.330.897.817.814,09 atau 33,95°/o. Secara rind dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula ……………….. Rp. 3.607.819.113.842,05 menjadi ……………… Rp. 3.449.590.628.837,14 berkurang ……………. Rp. 158.228.485.004,91 atau ……………………. 4,39 %.

2. Dana Perimbangan semula ……………….. Rp. 3.169.464.185.000,00 menjadi ………………. Rp. 5.676.685.384.299,00 bertambah ………….. Rp. 2.507.221.199.299,00 atau ……………………. 79,11 0/0.

3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah semula ………………… Rp. 88.296.807.800,00 menjadi ………………. Rp. 70.201.911.320,00 berkurang ……………. Rp. 18.094.896.480,00 atau ……………………. 20,49 °/o.
Belanja Semula sebesar Rp.5.806.808.072.332,59, menjadi sebesar Rp.8.676.818.928.257,95 bertambah sebesar Rp.2.870.010.855.925,36 atau 49,420/0.
Secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Belanja Tidak Langsung
Semula ……………….. Rp. 3.657.190.603.396,72 menjadi ……………….. Rp. S.290.178.657.469,00 bertambah ………….. Rp. 1.632.988.054.072,28 atau ……………………. 44,65 persen.

2. Belanja Langsung Semula ……………….. Rp. 2.149.617.468.935,87 menjadi ……………….. Rp. 3.386.640.270.788,9S bertambah ………….. Rp. 1.237.022.801.853,08 atau ……………………. 57,55 persen pembiayaan
secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Penerimaan Pembiayaan Semula ………………… Rp 35.000.000-000.00 menjadi ……………….. Rp. 40.981.876.062,” bertambah ……………. Rp. 5.981.876.062.12 atau ……………………. 17,09 % yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan anggaran (SiLPA) Tahun lalu.

2. Pengeluaran Pembiayaan
Semula ………………… Rp.1.093.772.034.309,46 menjadi…, ……………. Rp. 560.640.872.260,31 berkurang …………….. Rp. 533.131.162.049,15 atau ……………………. 48,74 %.

Perubahan pendapatan, belanja dan pembiayaan sebagaimana dijelaskan di atas dapat dilihat pada Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2018 dan Rancangan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2018, yang kami sampaikan pada hari ini kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

“Demikian penjelasan kami terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2018, dengan penuh keyakinan dan keikhlasan hati, kami mengajak anggota Dewan Yang Terhormat yang tergabung dalam Komisi-komisi untuk bersama-sama membahas secara detail dengan mitra terkait dan melakukan penyempurnaan untuk disepakati bersama, sehingga Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2018 dapat ditetapkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sumatera Selatan,” kata Gubernur.

M Yansuri mengatakan rapat paripurna DPRD Sumsel di skor sampai Senin 27 Agustus 2018 dengan agenda pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel .