Gubernur Sumsel Sampaikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi

jawaban gubernurDPRD Provinsi Sumsel kembali melanjutkan rapat Paripurna IX pembicaraan tingkat pertama lanjutan yang di skors beberapa hari yang lalu untuk memberikan kesempatan kepada pihak eksekutif memberikan jawaban atau penjelasan Gubernur Sumsel atas pemandangan umum fraksi-fraksi tentang raperda perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2015.

Rapat paripurna yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Sumsel Muhammad Yansuri, dan dihadiri oleh unsur pimpinan serta anggota DPRD Prov. Sumsel, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, seluruh SKPD dan Pimpinan BUMN/BUMD.

Ketua rapat paripurna mengatakan pemandangan umum fraksi-fraksi yang di sampaikan oleh masing-masing juru bicara adalah untuk memadukan secara optimal, keserasian, dan keselarasan pandangan dan pendapat antara pihak DPRD Provinsi Sumsel dengan pihak eksekutif terhadap penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.

Pemandangan umum fraksi yang disampaikan oleh masing-masing juru bicara yaitu Fraksi PDI Perjuangan oleh juru bicara Uzer Effendi, Fraksi Demokrat oleh Gani Subit, Fraksi Golkar oleh Herpanto, Fraksi Gerindra oleh Sujarwoto, Fraksi PAN oleh Rudi Apriadi, Fraksi PKB oleh Erawan Abizar, Fraksi Nasdem oleh Ardhani Awam, dan Fraksi PKS oleh Askweni, yang telah memberikan masukan , kritikan, dan saran kepada pihak eksekutif.

Menanggapi kritikan, masukan dan saran dari Fraksi yang ada di DPRD Provinsi Sumsel, gubernur Sumsel memberikan penjelasan secara rinci mengenai raperda perubahan APBD Perubahan tahun anggaran 2015, di antaranya mengenai pertanyaan partai Demokrat tentang penurunan target dana perimbangan dalam APBD perubahan tahun 2015.

Menurut Gubernur hal tersebut disebabkan masalah bagi hasil bukan ajak sumber daya alam pada komponen bagi hasil minyak bumi Ana gas alam yang mengalami penurunan, begitu juga dengan dana alokasi umum yang juga mengalami penurunan sehingga menyebabkan penurunan target.

Mendengarkan penjelasan Gubernur Sumsel seluruh Fraksi melalui juru bicara masing-masing menerima penjelasan dari Gubernur, selanjutnya mulai dari tanggal 15 sampai dengan 23 September melalui masing-masing Komisi membahas dengan mitra kerja berkaitan dengan pembahasan Raperda tersebut, dan akan dilaporkan pada tanggal 28 September 2015 yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *