Komisi V Pantau pelayanan dan realisasi bantuan Pemerintah Daerah pada Puskesmas Payakabung, Ogan Ilir

Ogan Ilir, 24 – 25 Agustus 2020

Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Prov.Sumsel yang dipimpin oleh Bapak Susanto Adjis, SH, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Payakabung, Ogan ilir dalam rangka pengawasan/monitoring terhadap perkembangan upaya pencegahan penyebaran pandemi covid-19.

Rombongan Komisi V diterima oleh Pimpinan Puskesmas ibu dr. Amitha Historika, M.Kes, dalam sambutannya Pimpuskes memaparkan persiapan sarana dan prasarana Puskesmas, standart pelayanan dengan mengunakan Protokol Kesehatan, dan penanganan Covid-19 yang tidak melalui tatap muka / atau secara online, serta hal lain seputar pelayanan masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Komisi V mengkonfirmasi progres realisasi Bantuan Pemerintah Daerah ke Puskesmas tersebut dan hal-hal terkait pelayanan, senada Wakil Ketua Komisi V; Bapak Mgs. H. Syaiful Padli, ST, MM meminta penjelasan terkait pelayanan peserta BPJS dan realisasi bantuan berupa insentif bagi tenaga medis pada Puskesmas tersebut.

Dalam dialog tersebut didapat informasi bahwa pelayanan terhadap peserta BPJS telah berjalan sesuai peraturan dan bantuan berupa insentif tenaga medis belum diterima karena kendala teknis.

Setelah berdialog dengan Pimpinan Puskesmas dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta lain, salah satu peserta menyampaikan kendala dilapangan terkait tingkat kedisiplinan masyarakat yang dinilai masih rendah, seperti himbauan karantina mandiri, masyarakat dari perjalanan ke daerah yang diwaspadai atau zona merah tidak mau melakukan karantina mandiri dengan alasan mencari nafkah, masyarakat belum merasakan kebijakan solutif yang mampu memenuhi kebutuhan hidup mereka jika mereka berdiam diri dirumah.

Diharapkan dengan kunjungan ini didapat informasi langsung dari lapangan kesiapan Puskesmas dimasa Pandemi Covid-19 dan perihal realisasi bantuan daerah untuk penanganan Covid-19 sebagai wujud dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD.