Pengambilan Sumpah/ Janji Pimpinan Definitif DPRD Sumsel

  Hj. R.A .Anita Noeringhati, SH, MH, resmi memegang jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel masa bakti 2019 – 2024 setelah dilantik pada rapat paripurna III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu 23 Oktober 2019.

Pada kesempatan yang sama, dilantik juga Wakil-Wakil Ketua DPRD Sumsel yaitu HM Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM; Kartika Sandra Desi, SH; dan H Muchendi Mahzareki, SE. Pengambilan sumpah dan janji dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palembang.

Gubernur Sumsel H Herman Deru, dalam sambutannya, mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan selamat bertugas kepada Ketua dan Wakil-Wakil Ketua DPRD Sumsel yang baru dilantik dan diambil sumpah.

“Saya berharap hubungan sinergis yang telah terjalin dengan baik selama ini antara DPRD Sumsel dan Pemprov Sumsel dalam kapasitas sebagai mitra sejajar, hendaknya dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Gubernur.

Ditambahkan Gubernur, Pemerintah Provinsi Sumsel juga mengharapkan, sebagaimana yang diamanatkan UU No 23 tahun 2014 pasal 101 bahwa DPRD bersama-sama gubernur membentuk peraturan daerah provinsi, melaksanakan pengawasan yang konstruktif terhadap perencanaan dan pelaksanaan APBD provinsi, serta memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama yang akan dilakukan oleh Pemprov Sumsel.

Usai acara pengambilan sumpah dan janji sebagai Ketua DPRD Sumsel, Hj.RA Anita Noeringhati, di hadapan awak media, menyampaikan ucapan syukur atas karunia Allah SWT dan juga kepercayaan Partai Golkar yang memberikan kesempatan kepadanya sebagai perempuan untuk memimpin DPRD Sumsel.

“Alhamdulillah. saya sudah dilantik hari ini sebagai Ketua DPRD Sumsel, tentunya saya membutuhkan dukungan dari semua wakil-wakil ketua dan juga media. Insya Allah saya akan membuktikan bahwa perempuan mampu mengemban amanah ini dengan baik,” ujar R.A Anita. Wakil rakyat yang terkenal kritis ini mengungkapkan, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan diantaranya penyelesaian pembangunan Jembatan Musi VI, penyelesaian ganti rugi pembangunan Jembatan Musi IV, masalah pendidikan, dan juga pengobatan gratis.

Anita juga menyatakan, DPRD Sumsel menerima apa yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi. Pihaknya pun berharap Pemprov Sumsel mempunyai inovasi agar Sumsel bisa mendapat bantuan dari APBN seperti tahun-tahun lalu, supaya pembangunan bisa dilakukan di semua lini dan di seluruh wilayah Sumsel.

Selain dihadiri Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel, Rapat Paripurna III DPRD Sumsel juga dihadiri Pangdam II/Sriwijaya, Danlanal, Danlanud, Kapolda Sumsel, Ketua Pengadilan Negeri Palembang, jajaran bupati dan walikota se-Sumsel, serta anggota DPR RI H Alex Noerdin dan H Ishak Mekki.