Pimpinan DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan Sepakati KUA/PPAS 2017

Pimpinan DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan, laksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Jumat 4 November 2016 di Ruang Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Kesepakatan tersebut menindaklanjuti surat Gubenur Sumatera Selatan nomor 045.2/3144/BAPPEDA-II/2016 tanggal 31 Oktober 2016 tentang penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk dibahas antara Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan. 2

Setelah dilakukan pembahasan dari tanggal 28 Oktober 2016 sampai dengan tanggal 3 November 2016, disepakati besaran anggaran untuk APBD Sumatera Selatan tahun 2017 yakni Rp 7.899.161.790.677,- dan mengalami kenaikan sebesar Rp 489.256.657.935,84,- atau 6,60 %, dimana pada APBD Perubahan tahun 2016 di anggarkan sebesar Rp 7.409.905.132.741,16.

3

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, HM Giri Ramanda N Kiemas dalam sambutan pengantarnya mengatakan, walaupun pembahasan dilakukan dalam waktu relatif singkat, tidak mengurangi keseriusan dan ketelitian dari Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan.

4

Sedangkan Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin pada penyampaian nota KUA/PPAS tahun anggaran 2017, dihadapan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, mengatakan dengan kondisi keuangan Negara yang terbatas, termasuk kondisi keuangan Provinsi Sumatera Selatan yang amat terbatas, memerlukan kecermatan dalam penentuan skala prioritas anggaran sesuai arahan Presiden RI.

Menurut Alex walaupun dengan kondisi keuangan yang terbatas, tapi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan masih dapat meningkatkan anggaran untuk tahun 2017, di banding dengan APBD Perubahan tahun 2016.

5

Dikatanya dari segi Pendapatan mengalami kenaikan sebesar Rp 498.545.118.096,09 atau 6,76 %, dari APBD Perubahan tahun 2016 sebesar Rp 7.375.616.672.580,91 menjadi Rp 7.874.161.790.677 pada APBD tahun 2017.

Sedangkan untuk belanja daerah pada APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 5.831.073.406.301,21 mengalami peningkatan sebesar Rp 697.976.793.478,29 atau 11,97 %, menjadi Rp 6.529.050.199,50 pada APBD tahun 2017.

Sementara untuk penerimaan pembiayaan berkurang sebesar Rp 9.288.460.160,25  atau 27,09 %, yang mana pada APBD Perubahan tahun 2016 sebesar Rp 34.288.460.160,25 menjadi Rp 25.000.000.000, di APBD tahun 2017. Dan untuk pengeluaran pembiayaan juga berkurang dibanding pada APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 208.720.135.542,45 atau turun 13,22 %, yang mana di APBD Perubahan di anggarkan sebesar Rp 1.578.831.726.439,95 menjadi Rp 1.370.111.590.897,50 pada APBD 2017.

6

Penandatanganan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), selain dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, dan Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Sumatera Selatan, H Mukti Sulaiman, Asisten 3 Setda Provinsi Sumatera Selatan, H Ahmad Najib, Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, dan pejabat eselon dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.