Warga Desa Mangsam sampaikan Aspirasi ke DPRD Sumsel

demoSenin, 17 April 2017 puluhan warga Desa Mangsam mendatangi kantor DPRD Sumsel untuk berdemo, mereka disambut wakil Ketua DPRD Sumsel  Chairul S Matdiah dihalaman Kantor DPRD Prov Sumsel.

Warga Desa Mangsam menuntut hak plasma yang sejak tahun 2008 sudah mempercayakan 4400 Ha lahan Kepada Perusahaan Perkebunan PT Mentari Subur Abadi (MSA) , seharusnya warga mendapatkan 666 Kapling untuk 30 % sesuai Undang-Undang tetapi sampai saat ini masyarakat belum mendapatkan haknya.

“Kenyataannya yang dikeluarkan oleh PT MSA dan di SK Bupati hanya 315 Ha, lebih parahnya lagi 315 Ha hak plasma yang dikeluarkan lebih dari separuhnya diberikan kepada orang diluar Desa Mangsang, Ujar Dedi.

Selain itu warga desa magsam menilai Kepala Desa Mangsam telah memanipulasi data penerima plasma masyarakat desa dan jarang aktif di Desa Mangsam.

“kami ingin Kepala Desa Mangsam ditindak lanjuti yang sangat jarang aktif dan keberadaannya jarang ditemui dikantor atau didesa, bila perlu Kepala Desanya diganti,”pungkasnya

Wakil Ketua DPRD Sumsel Chairul S Matdiah berjanji akan menindak lanjuti permasalahan lahan plasma antara warga Desa Mangsam Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muda dengan perusahaan Perkebunan PT Mentari Subur Abadi (MSA).

“Dalam waktu dekat, kita akan jadwalkan rapat lintas Komisi I dan Komisi II. Secepatnya pula kita akan panggil Kepala Plasma (PT.MSA), Koperasi Plasma, Disbun (Muba) dan BPN,”Kata Chairul.demo 1

Ia juga memastikan akan menindak lanjuti laporan dugaan pemalsuan terhadap puluhan warga Desa Mangsam terkait pemberian lahan plasma.

“langkah bapak-bapak lapor polisi soal pemalsuan tandatangan sudah benar. Setelah ini akan kami pertanyakan sejauh mana tindak lanjut laporan pemalsuan itu ke Mapolres Muba,”Ujarnya.